Minggu, 26 November 2017

Biodata

BIODATA




Nama               : Vania Jusenda
Kelas               : XI-IA 2
Nomor             : 20
Sekolah           : SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo

Zat Aditif

Zat aditif berdasarkan sumbernya

Zat Aditif Alami

Zat Aditif alami merupakan zat aditif yang diperolah dari alam. Penambahan aditif alami ini tidak akan menimbulkan efek samping dan aman digunakan dalam jumlah besar.
Contoh : kunyit, jahe, gula aren, asam, dan daun pandan.

Zat Aditif Buatan (Sintetis)

Zat Aditif Sintetis merupakan zat yang dibuat dengan proses kimia. Penambahan zat aditif sintetis dalam jumlah besar dapat memberikan efek yang buruk pada kesehatan.
Sebaiknya penggunaan aditif sintesis harus dalam kadar yang normal dan dalam pengawasan.
Contoh : formalin, Monosodium Glutamat (MSG), sakarin dan boraks.

Fungsi Zat Aditif

  • Banyak sekali fungsi dari zat aditif yang ditambahkan dalam makanan antara lain :
  • Meningkatkan kandungan gizi
  • Menjaga kualitas dan tekstur pada makanan
  • Membuat makanan menjadi lebih tahan lama
  • Memberikan warna sehingga terlihat lebih menarik
  • Memberikan cita rasa sedap pada makanan
  • Memberikan aroma yang sedap pada makanan

Penggunaan Zat aditif

Penggunaan zat aditif yang ditambahkan pada makanan dan minuman adalah sebagai berikut :

  • Pewarna
  • Pemanis
  • Pengawet
  • Penyedap
  • Penggumpal
  • Pemutih
  • Pemantap
  • Pengembang
  • Pengertas

 

Dampak Negatif penggunaan Zat Aditif Sintetis

Banyak sekali dampak negatif dari penggunaan zat aditif buatan diantaranya penyakit kanker, kerusakan otak, mempercepat proses penuaan, alergi galat-gatal, bengkak, gangguan syaraf dan lain sebagainya.







7 perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan

7 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Sel Hewan

  1. Ukuran sel hewan lebih kecil dari sel tumbuhan
  2. Tidak memiliki plastid (kloroplas)
  3. Tidak memiliki dinding sel
  4. Memiliki lisosom
  5. Memiliki sentrosom
  6. Mempunyai bentuk tidak tetap
  7. Tidak memiliki vakuola (walaupun ada juga yang memiliki vakuola tapi ukurannya kecil)

Sel Tumbuhan

  1. Ukuran sel tumbuhan lebih besar dari sel hewan
  2. Umumnya memiliki plastid (kloroplas)
  3. Memiliki dinding sel dan membran sel
  4. Tidak memiliki lisosom
  5. Tidak memiliki sentrosom
  6. Mempunyai bentuk yang tetap
  7. Memiliki vakuola ukuran besar dan biasanya berjumlah banyak


Pembedas
Sel Hewan
Sel Tumbuhan
Ukuran
Lebih kecil
Lebih besar
Lisosom
Memiliki
Tidak memiliki
Plastida/Kloroplas
Tidak memiliki
Memiliki
Dinding sel
Tidak memiliki
Memiliki
Sentrosom
Memiliki
Tidak memiliki
Bentuk
Tidak Tetap
Tetap
Vakuola
Tidak memiliki atau ukurannya kecil
Memiliki dan ukurannya besar


Bentuk & Ukuran

Sel tumbuhan biasanya memiliki ukuran lebih besar dan berbentuk persegi panjang, sedangkan sel hewan biasanya berbentuk bulat.

Lisosom

Sebuah sel hewan mengandung lisosom dalam sitoplasma. Lisosom mengandung sejumlah enzim yang membantu dalam pencernaan atau pemecahan zat dalam sel hewan. Sel tumbuhan tidak memiliki lisosom.

Plastida atau Kloroplas

Sel tumbuhan mengandung Plastida yang didalamnya terdapatkloroplas. Kloroplas inilah yang menjadikan tumbuhan bisa membuat makanan mereka sendiri (autotrof). Kloroplas atau zat hijau daun ini berfungsi sebagai tempat fotosintesis.

Sel hewan tidak memiliki kloroplas, oleh karena itu hewan perlu makan daging atau tumbuhan sehingga disebut organisme heterotrof.

Dinding sel

Sel tumbuhan memiliki dinding sel dan membran plasma. Dinding sel pada tumbuhan berfungsi mempertahankan bentuk sel dan memberikan perlindungan terhadap sel. Dinding sel ini terdiri dari selulosa dan hemiselulosa.

Lain dengan sel hewan yang tidak memiliki dinding sel tapi memiliki membran plasma. Membran plasma berfungsi sebagai batas luar sel hewan.

Sentriol

Ini organel yang absen dalam sel tanaman. Pada sel-sel hewan, sentriol membantu pergerakan kromosom selama proses pembelahan sel.

Vakuola

Sebuah sel tanaman biasanya memiliki besar dan menonjol vakuola tunggal, yang merupakan struktur kandung kemih seperti mengandung air dan zat terlarut lainnya, sehingga berfungsi sebagai gudang sel. Sel hewan mungkin atau mungkin tidak mengandung satu atau banyak vakuola kecil.